{{Nama = Haram Al Sheriff Kepemimpinan = Badan Wakaf Yordania }} Masjid Al-Aqsa ("Masjid Terjauh") adalah sebuah masjid, atau tempat di mana umat Islam pergi untuk beribadah, dan berada di Yerusalem. Abdul Malik bin Marwan meminta masjid untuk dibangun, tetapi dia meninggal sebelum mereka selesai membangunnya, dan itu diselesaikan oleh putranya pada tahun 705 Masehi. Masjid Al-Aqsa adalah bagian dari Al-Haram al-Qudsi al-Sharif, atau "The Noble Sanctuary". Daerah ini dikenal sebagai Temple Mount oleh orang Yahudi, dan diyakini sebagai lokasi di mana Kuil Yahudi dibangun. Masjid adalah tempat terpenting ke-3 dalam Islam. Banyak Muslim percaya bahwa Muhammad pergi dari Masjid Suci di Mekah ke Masjid Al-Aqsa dalam kisah "Perjalanan Malam". Juga, beberapa tradisi Islam mengatakan Muhammad memimpin doa di sana sebelum kenaikannya.

Orang-orang telah merencanakan untuk menyerang masjid, dan beberapa orang benar-benar menyerangnya. Pada tahun 1969 Michael Dennis Rohan membakar masjid, menghancurkan banyak bagian masjid. Beberapa anggota Gush Emunim Underground berencana untuk meledakkan masjid, tetapi mereka tidak pernah meledakkannya.

Pada bulan September tahun 2000 Ariel Sharon mengunjungi Al-Aqsha, dan orang-orang Palestina yang berada di masjid melemparkan benda-benda ke arah polisi yang bersama Sharon. Sebagai balasannya polisi menembakkan peluru karet ke arah sekelompok orang Palestina tersebut. Orang-orang Palestina mengatakan bahwa Sharon mengunjungi masjid untuk membuat orang marah, tetapi Sharon mengatakan bahwa dia pergi ke sana dengan pesan perdamaian. Kunjungan inilah yang diyakini sebagian orang sebagai penyebab Intifada Kedua.