Balada semak, lagu semak, atau puisi semak adalah gaya puisi dan musik rakyat yang menggambarkan kehidupan, karakter, dan pemandangan semak Australia. Balada semak biasanya memiliki struktur rima yang sederhana. Bisa lucu atau sedih. Kata-kata yang digunakan berwarna-warni, bahasa sehari-hari dan Australia. Balada-balada ini menceritakan kisah-kisah aksi dan petualangan tentang bushranging, droving, kekeringan, banjir, kehidupan di perbatasan, dan hubungan antara penduduk asli dan non-pribumi Australia.

Balada pertama diciptakan oleh para pemukim dan narapidana Inggris dan Irlandia yang membawa serta musik rakyat dari tanah air mereka. Balada-balada ini biasanya tidak ditulis, tetapi disampaikan secara lisan. Balada tumbuh menjadi gaya yang unik selama bertahun-tahun, menjadi sangat populer di akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Orang Australia berpikir bahwa balada-balada ini adalah "ekspresi otentik dari semangat nasional". Melalui puisi bush, surat kabar dan majalah, seperti The Bulletin, mempromosikan persahabatan, egalitarianisme, anti-otoritarianisme, dan kepedulian terhadap "pejuang" sebagai nilai-nilai Australia yang ideal.

Balada semak tidak sepopuler di zaman modern, tetapi puisi-puisi yang ditulis hingga Federation masih merupakan beberapa puisi yang paling terkenal dan dicintai di Australia. "Penyair semak" seperti Henry Lawson dan Banjo Paterson dianggap sebagai raksasa sastra Australia. Klub dan festival yang dikhususkan untuk puisi semak dapat ditemukan di seluruh negeri, dan tradisi ini hidup dalam musik country Australia.