Muhammad Hosni Said Mubarak (bahasa Arab: محمد حسنى سيد مبارك; 4 Mei 1928 - 25 Februari 2020), umumnya dikenal sebagai Hosni Mubarak (حسنى مبارك), adalah seorang politikus Mesir. Ia menjabat sebagai Presiden Mesir dari 14 Oktober 1981 hingga 11 Februari 2011.
Mubarak menjadi Wakil Presiden Republik Mesir setelah naik pangkat di Angkatan Udara Mesir. Kemudian ia menjadi Presiden setelah Presiden Anwar Sadat dibunuh pada 6 Oktober 1981. Masa kepresidenannya selama hampir tiga puluh tahun menjadikannya penguasa terlama Mesir sejak Muhammad Ali Pasha.
Sebagai Presiden Mesir, Mubarak dianggap sebagai salah satu pemimpin paling kuat di wilayah tersebut. Di bawah Konstitusi Mesir tahun 1971, Mubarak melakukan kontrol yang kuat atas negara dan secara umum dianggap sebagai diktator. Pada tahun 2005, ia mengadakan pemilihan umum dan dengan mudah memenangkannya. Banyak lawan yang percaya bahwa Mubarak mengubah hasil pemilu sehingga ia bisa menang.
Pada awal tahun 2011, selama Musim Semi Arab, terjadi protes besar-besaran terhadap pemerintahannya. Pada akhirnya, Mubarak mengundurkan diri dan menyerahkan kekuasaan kepada angkatan bersenjata. Diharapkan pemilihan umum akhir tahun itu untuk pemerintahan baru. Pada tanggal 2 Juni 2012, Mubarak dijatuhi hukuman penjara seumur hidup karena memerintahkan penembakan para pengunjuk rasa dalam revolusi yang menggulingkannya.
Pada 13 Januari 2013, Pengadilan Kasasi Mesir membatalkan hukuman Mubarak dan memerintahkan pengadilan ulang. Pada persidangan ulang, Mubarak dan putra-putranya divonis bersalah pada 9 Mei 2015 karena korupsi dan dijatuhi hukuman penjara. Mubarak ditahan di rumah sakit militer dan putra-putranya dibebaskan pada 12 Oktober 2015 oleh pengadilan Kairo.
Dia dibebaskan pada tanggal 2 Maret 2017 oleh Pengadilan Kasasi dan dibebaskan pada tanggal 24 Maret 2017.
Dia meninggal pada 25 Februari 2020 di rumah sakit Kairo setelah menjalani operasi, dalam usia 91 tahun.
