Serangan Norwegia 2011 adalah dua serangan di Norwegia pada tanggal 22 Juli 2011. Serangan pertama adalah pemboman mobil di dekat gedung-gedung pemerintah di Oslo. Serangan kedua adalah penembakan massal di sebuah kamp pemuda musim panas di sebuah pulau di barat laut Oslo. Dari total 77 korban tewas, 55 orang adalah remaja, dan 96 orang lainnya terluka. Bom mobil juga menghancurkan banyak jendela bangunan di kawasan pemerintahan di pusat kota Oslo.
Ledakan bom terjadi di dekat kantor Perdana Menteri Jens Stoltenberg pada pukul 15:26. Ledakan itu menewaskan delapan orang dan melukai beberapa orang lainnya. Serangan kedua terjadi sekitar 90 menit kemudian, di sebuah perkemahan pemuda yang diselenggarakan oleh kelompok pemuda (AUF) Partai Buruh Norwegia (AP) di pulau Utøya di Tyrifjorden, Buskerud. Seorang pria bersenjata yang menyamar sebagai polisi melepaskan tembakan ke arah para peserta perkemahan, dan menewaskan 69 orang.
Polisi menangkap beberapa tersangka, tetapi banyak yang dibebaskan. Anders Behring Breivik, seorang pria Protestan Norwegia berusia 32 tahun, melakukan kedua serangan tersebut. Dia kemudian didakwa atas kedua serangan itu. Catatan menunjukkan bahwa dia telah merencanakan serangan selama bertahun-tahun, sebagai tindakan ideologi anti-imigrasi dan menentang multikulturalisme.
Uni Eropa, NATO, dan negara-negara di seluruh dunia telah menyatakan dukungan mereka untuk Norwegia dan mengutuk serangan tersebut.




