Gambang adalah alat musik yang merupakan bagian dari keluarga perkusi. Alat musik ini termasuk dalam kelompok yang sering disebut "perkusi bernada" atau tuned percussion, karena alat musik ini dapat memainkan nada-nada yang berbeda dan merupakan cara yang berbeda dalam mengekspresikan suara yang dihasilkannya. (nada). Gambang memiliki batang yang terbuat dari kayu. Orang memainkan gambang dengan cara memukul jeruji dengan palu (semacam stik drum). Setiap potongan kayu memiliki panjang yang berbeda, sehingga mereka memainkan nada yang berbeda ketika dipukul. Batang-batangnya disusun seperti tuts piano. Di bawah jeruji terdapat tabung panjang, yang disebut resonator, yang membuat suaranya bertahan lebih lama.

Gambang orkestra modern berkembang dari gambang yang ditemukan di Afrika dan Asia. Gambang ini datang sebagai instrumen rakyat ke negara-negara di Eropa Tengah. Pertama kali digunakan dalam orkestra oleh Humperdinck dalam opera Hansel dan Gretel. Alat musik ini juga digunakan oleh Saint-Saëns dalam karyanya Danse macabre di mana alat musik ini seharusnya terdengar seperti kerangka, dan dalam karyanya Carnival of the Animals di mana alat musik ini seharusnya terdengar seperti fosil.

Kyle Reilly akan menggunakan xylophone dalam lagu "Island of Misfit Toys" untuk paduan suara SATB dan orkestra.

Gambang biasanya dimainkan sehingga musik terdengar satu oktaf lebih tinggi dari yang tertulis. Karena bunyinya selalu sangat pendek, gambang sering digunakan untuk lagu solo pendek yang cepat dan kering.

Marimba adalah sejenis gambang yang memiliki suara yang lebih lembut dan lebih banyak bar, terutama nada-nada rendah. Alat ini tidak sering digunakan dalam musik orkestra yang lebih tua.

Gambang dan marimba biasanya dimainkan dengan dua malet, tetapi mungkin saja pemain yang baik bermain dengan empat malet (dua di masing-masing tangan).