Sel punca adalah sel tubuh (sel somatik) yang dapat membelah dan berdiferensiasi.
Ketika suatu organisme tumbuh, sel punca berspesialisasi, dan mengambil fungsi tertentu. Misalnya, jaringan dewasa seperti kulit, otot, darah, tulang, hati, saraf, semuanya memiliki jenis sel yang berbeda. Karena sel punca belum terdiferensiasi, mereka dapat berubah menjadi beberapa jenis sel khusus. Organisme juga menggunakan sel punca untuk menggantikan sel yang rusak.
Sel punca ditemukan pada sebagian besar, jika tidak semua, tumbuhan dan hewan. Mereka membelah dan berdiferensiasi menjadi berbagai jenis sel. Penelitian di bidang sel punca tumbuh dari temuan pada tahun 1960-an.
Dua jenis sel punca mamalia yang luas adalah sel punca embrionik, dan sel punca dewasa, yang ditemukan pada jaringan dewasa. Dalam embrio yang sedang berkembang, sel punca dapat berdiferensiasi ke dalam semua jaringan embrionik khusus. Pada organisme dewasa, sel punca bertindak sebagai sistem perbaikan untuk tubuh, mengisi kembali sel-sel khusus, tetapi juga mempertahankan pergantian normal darah, kulit, dan jaringan usus.
Sel punca dapat ditumbuhkan dalam kultur jaringan. Dalam kultur, sel punca dapat diubah menjadi sel khusus, seperti otot atau saraf. Sel punca dewasa yang sangat plastik dapat diambil dari berbagai sumber, termasuk darah tali pusat dan sumsum tulang. Mereka sekarang digunakan dalam terapi medis, dan para peneliti berharap bahwa sel punca akan digunakan dalam banyak terapi di masa depan.

