Kukang adalah genus Nycticebus, spesies nokturnal dari primata strepsirrhine. Mereka hidup di Asia Tenggara dan daerah sekitarnya.
Ada sekitar delapan spesies: kukang Sunda (N. coucang), kukang Benggala (N. bengalensis), kukang kerdil (N. pygmaeus), kukang jawa (N. javanicus), kukang Filipina (N. menagensis), kukang Bangka (N. bancanus), kukang Kalimantan (N. borneanus), dan kukang Sungai Kayan (N. kayan).
Kerabat terdekat kelompok ini adalah kukang ramping dari India selatan dan Sri Lanka. Kerabat terdekat berikutnya adalah kukang Afrika, pottos, pottos palsu, dan angwantibos. Mereka kurang dekat hubungannya dengan lorisoid yang tersisa (berbagai jenis galago), dan lebih jauh dengan lemur Madagaskar. Sejarah evolusi mereka tidak pasti: catatan fosil mereka tidak merata dan studi jam molekuler telah memberikan hasil yang beragam.
Kukang memakan serangga, burung-burung kecil dan reptil, telur, buah-buahan, getah, nektar, dan beberapa tumbuhan. Sebuah studi pada tahun 1984 terhadap kukang Sunda menemukan bahwa makanannya adalah 71% buah dan getah, dan 29% serangga dan mangsa hewan lainnya. Penelitian yang lebih rinci terhadap populasi kukang Sunda lainnya pada tahun 2002 dan 2003 menunjukkan proporsi makanan yang berbeda: 43,3% getah, 31,7% nektar, 22,5% buah, dan hanya 2,5% artropoda dan mangsa hewan lainnya.