Echidna Paruh Panjang Sir David

Ekidna berparuh panjang Sir David (Zaglossus attenboroughi), juga dikenal sebagai ekidna berparuh panjang cyclops, adalah salah satu dari tiga spesies dari genus Zaglossus. Semuanya ditemukan di Nugini. Namanya diambil dari nama Sir David Attenborough. Ia hidup di pegunungan Cyclops di provinsi Papua di Indonesia dekat kota Sentani, Jayapura.

Spesies ini dideskripsikan dari seekor satwa yang rusak, yang dikoleksi pada era kolonial Belanda (sekitar tahun 1961). Sejak saat itu belum pernah dikoleksi lagi. Habitat hutan pegunungan Cyclops telah terganggu baru-baru ini. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa populasi Z. attenboroughi mungkin sudah terancam punah atau bahkan punah secara lokal. Namun, banyak bagian pegunungan yang tertutup hutan lebat dan belum pernah dicari sejak tahun 1961. Ada kemungkinan hewan ini masih ada di sana atau di pegunungan terdekat. Pada tahun 2007, para ilmuwan menemukan lubang-lubang yang mereka yakini dibuat oleh echidna yang menusuk hidungnya ke dalam tanah saat mencari cacing tanah.

Ini adalah anggota terkecil dari genus. Ukurannya lebih dekat dengan echidna berparuh pendek daripada anggota genus lainnya. Memiliki lima cakar di kaki depan dan belakangnya. Memiliki bulu pendek yang lebat.

Pertanyaan dan Jawaban

T: Apakah burung echidna berparuh panjang milik Sir David?


J: Echidna paruh panjang Sir David, juga dikenal sebagai echidna paruh panjang cyclops, adalah spesies dari genus Zaglossus yang ditemukan di Papua Nugini.

T: Di mana burung echidna paruh panjang Sir David hidup?


J: Echidna paruh panjang Sir David hidup di pegunungan Cyclops di provinsi Papua, Indonesia, dekat kota Sentani, Jayapura.

T: Mengapa burung echidna paruh panjang Sir David dinamai sesuai nama Sir David Attenborough?


J: Echidna paruh panjang Sir David dinamai menurut nama Sir David Attenborough sebagai penghargaan atas karyanya dalam program televisi sejarah alam.

T: Mengapa ada kekhawatiran tentang populasi Z. attenboroughi?


J: Ada kekhawatiran tentang populasi Z. attenboroughi karena habitat hutan pegunungan Cyclops, tempat tinggalnya, telah terganggu baru-baru ini. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa populasinya mungkin telah terancam punah atau bahkan punah secara lokal.

T: Kapan spesies Echidna Paruh-panjang Sir David dideskripsikan?


J: Spesies echidna paruh panjang Sir David dideskripsikan dari seekor hewan yang rusak, yang dikoleksi pada era kolonial Belanda (sekitar tahun 1961).

T: Apa yang ditemukan oleh para ilmuwan pada tahun 2007 terkait dengan Echidna Paruh Panjang Sir David?


J: Pada tahun 2007, para ilmuwan menemukan lubang yang mereka yakini dibuat oleh echidna paruh panjang Sir David yang menjulurkan hidungnya ke dalam tanah saat mencari cacing tanah.

T: Apa perbedaan echidna paruh panjang Sir David dengan anggota genus Zaglossus lainnya?


J: Echidna paruh panjang Sir David adalah anggota terkecil dari genus ini dan ukurannya lebih mirip dengan echidna paruh pendek daripada anggota genus lainnya. Ia memiliki lima cakar di kaki depan dan belakang dan bulu pendek yang lebat.

AlegsaOnline.com - 2020 / 2023 - License CC3