Semikonduktor adalah bahan yang dalam beberapa kasus akan menghantarkan listrik, tetapi tidak dalam kasus lainnya. Konduktor listrik yang baik, seperti tembaga atau perak, dengan mudah memungkinkan listrik mengalir melaluinya. Bahan yang menghalangi aliran listrik, seperti karet atau plastik, disebut isolator. Isolator sering digunakan untuk melindungi orang dari sengatan listrik. Sesuai dengan namanya, semikonduktor tidak menghantarkan listrik sebaik konduktor. Silikon adalah semikonduktor yang paling banyak digunakan, tetapi gallium arsenide juga digunakan.

Dengan penambahan atom-atom yang berbeda ke dalam kisi kristal (kisi-kisi) semikonduktor, ia mengubah konduktivitasnya dengan membuat semikonduktor tipe-n dan tipe-p. Silikon adalah semikonduktor komersial yang paling penting, meskipun banyak semikonduktor lain yang digunakan. Semikonduktor ini dapat dibuat menjadi transistor, yang merupakan amplifier kecil. Transistor digunakan di komputer, ponsel, pemutar audio digital dan banyak perangkat elektronik lainnya.

Seperti padatan lainnya, elektron dalam semikonduktor dapat memiliki energi hanya dalam pita-pita tertentu (yaitu rentang tingkat energi) antara energi keadaan dasar, yang sesuai dengan elektron yang terikat erat dengan inti atom material, dan energi elektron bebas, yang merupakan energi yang dibutuhkan elektron untuk lepas sepenuhnya dari material.