Siyyid `Alí Muḥammad (20 Oktober 1819 - 9 Juli 1850) adalah seorang pedagang dari Shíráz, Iran yang memulai versi Islam Syiah yang disebut Bábisme. Setelah ia memulai agama tersebut, ia mengubah namanya menjadi Báb. Orang-orang yang percaya kepada Báb disebut Bábís, dan mereka percaya bahwa Báb adalah seorang nabi. Bábís juga percaya bahwa Báb adalah al-Qâ'im yang diyakini oleh Syi'ah akan datang di masa depan.

Báb menulis ratusan surat dan buku yang mengajarkan siapa dirinya dan apa aturan agamanya. Aturan baru Báb menggantikan "hukum Syariah" atau aturan Muslim bagi para pengikutnya. Bábisme menjadi sangat besar; lebih dari sepuluh ribu orang percaya kepada Báb. Para ulama Syi'ah, atau pemimpin Islam di Iran membenci Báb dan mencoba menyakiti orang-orang yang mengikuti agamanya. Pada tahun 1850, regu tembak menembak Báb di Tabríz, Iran.

Báb memiliki nama-nama lain, misalnya "Titik Utama" dan "Titik Bayan".

Báb mengatakan kepada semua orang bahwa nabi lain yang lebih kuat dan bahkan lebih berkuasa akan segera datang. Orang-orang yang mengikuti agama Bahá'í percaya bahwa Báb sedang berbicara tentang Bahá'u'lláh, yang memulai agama Bahá'í.