Presiden Republik Tiongkok
Presiden Republik Tiongkok adalah kepala negara dan Panglima Tertinggi negara demokratis yang dikenal secara resmi sebagai Republik Tiongkok. Pemerintah Republik Tiongkok telah menguasai Taiwan, Penghu, Kinmen, Matsu dan pulau-pulau lainnya sete…
Presiden Republik Tiongkok adalah kepala negara dan Panglima Tertinggi negara demokratis yang dikenal secara resmi sebagai
Republik Tiongkok. Pemerintah Republik Tiongkok telah menguasai Taiwan, Penghu, Kinmen, Matsu dan pulau-pulau lainnya setelah Nasionalis kalah perang dan memindahkan pemerintahan dari daratan Tiongkok pada tahun 1949.
Kantor kepresidenan dibentuk pada tahun 1948 di bawah Konstitusi Republik Tiongkok tahun 1947.
Dalam pemerintahan Kuomintang sebelumnya, gelar "Presiden Republik Tiongkok" digunakan (Bahasa Mandarin: 中華民國總統). Pemerintahan Partai Progresif Demokratik saat ini menyebut Presiden sebagai "Presiden Republik Tiongkok (Taiwan)" (bahasa Mandarin: 中華民國(臺灣)總統).
Galeri gambar
10 GambarPertanyaan dan jawaban
T: Siapakah kepala negara Republik Tiongkok?
J: Presiden Republik Tiongkok adalah kepala negara.
T: Pada tahun berapa kantor kepresidenan dibentuk?
J: Kantor kepresidenan dibentuk pada tahun 1948 di bawah Konstitusi Republik Tiongkok tahun 1947.
T: Gelar apa lagi yang pernah digunakan untuk posisi ini?
J: Pada pemerintahan Kuomintang sebelumnya, gelar "Presiden Republik Tiongkok" (bahasa Mandarin:中華民國總統) digunakan dan saat ini, disebut sebagai "Presiden Republik Tiongkok (Taiwan)" (bahasa Mandarin:中華民國(臺灣)總統).
T: Kapan kaum Nasionalis memindahkan pemerintahan mereka dari daratan Tiongkok?
J: Kaum Nasionalis memindahkan pemerintahan mereka dari daratan Tiongkok pada tahun 1949.
T: Wilayah apa yang dikendalikan Taiwan?
J: Taiwan menguasai Penghu, Kinmen, Matsu dan pulau-pulau lainnya.
T: Berapa banyak konstitusi yang telah ada untuk posisi ini?
J: Sejauh ini hanya ada satu konstitusi yang ditetapkan pada tahun 1947.
T: Negara jenis apa yang dikenal secara resmi sebagai Republik Tiongkok?
J: Republik Tiongkok adalah negara demokrasi.
Artikel terkait
Penulis
AlegsaOnline.com Presiden Republik Tiongkok Leandro Alegsa
URL: https://id.alegsaonline.com/art/78898