Keakuratan dan ketepatan pengukuran memiliki makna khusus dalam bidang sains, teknik, industri dan statistik.
- Keakuratan sistem pengukuran adalah seberapa dekat sistem ini dengan nilai aktual (sebenarnya) suatu kuantitas.
- Presisi sistem pengukuran adalah derajat di mana pengukuran berulang memberikan hasil yang sama.
Suatu sistem pengukuran bisa akurat tetapi tidak presisi, presisi tetapi tidak akurat, tidak keduanya, atau keduanya. Sebagai contoh, jika suatu eksperimen mengandung kesalahan dalam cara melakukannya, maka meningkatkan ukuran sampel umumnya meningkatkan presisi tetapi tidak meningkatkan akurasi. Hasil akhirnya adalah serangkaian hasil yang konsisten, namun tidak akurat, dari eksperimen yang cacat. Menghilangkan kesalahan sistematis meningkatkan akurasi tetapi tidak mengubah presisi.
Sebuah sistem pengukuran adalah valid jika akurat dan tepat. Istilah-istilah terkait termasuk bias (efek non-acak atau terarah yang disebabkan oleh faktor atau faktor yang tidak terkait dengan variabel independen) dan kesalahan (variabilitas acak).

