Sejumlah masalah dari teori graf disebut Pohon Perentang Minimum (Minimum spanning tree). Dalam teori graf, sebuah pohon adalah sebuah cara untuk menghubungkan semua simpul-simpul secara bersama-sama, sehingga terdapat tepat satu jalur dari satu simpul ke simpul-simpul lainnya di pohon tersebut. Jika graf tersebut merepresentasikan sejumlah kota yang dihubungkan oleh jalan, seseorang bisa memilih sejumlah jalan, sehingga setiap kota bisa dicapai dari setiap kota lainnya, tetapi tidak ada lebih dari satu cara untuk bepergian dari satu kota ke kota lainnya.

Sebuah graf bisa memiliki lebih dari satu pohon perentang (spanning tree), seperti halnya mungkin ada lebih dari satu cara untuk memilih jalan di antara kota-kota.

Sering kali, graf berbobot; setiap koneksi antara dua kota memiliki bobot: Mungkin diperlukan biaya untuk melakukan perjalanan di jalan tertentu, atau satu koneksi mungkin lebih panjang dari yang lain, ini berarti diperlukan lebih banyak waktu untuk melakukan perjalanan pada koneksi tersebut. Dalam bahasa teori graf, koneksi-koneksi ini disebut sisi-sisi.

Pohon rentang minimum adalah sebuah pohon. Pohon ini berbeda dari pohon-pohon lainnya karena pohon ini meminimalkan total bobot yang melekat pada sisi-sisi. Tergantung dari bentuk grafnya, mungkin ada lebih dari satu pohon perentang minimum. Dalam sebuah graf dimana semua sisi-sisinya memiliki bobot yang sama, setiap pohon adalah pohon perentang minimum. Jika semua sisi-sisinya memiliki bobot yang berbeda (yaitu: tidak ada dua sisi dengan bobot yang sama), maka terdapat tepat satu pohon perentang minimal.