Kryptos adalah nama sebuah patung (seni yang seperti patung) di halaman Central Intelligence Agency (CIA) di Langley, Virginia, Amerika Serikat. Kryptos sangat terkenal. Patung ini memiliki kode-kode (pesan rahasia yang tersembunyi) di atasnya. Ada empat pesan. Orang-orang tahu apa yang dikatakan oleh tiga dari pesan-pesan tersebut. Belum ada yang tahu apa isi pesan keempat.
Seorang pria bernama Jim Sanborn membuat Kryptos pada tahun 1990. Kryptos berada di sebuah taman di tengah-tengah gedung yang disebut Markas Besar CIA.
Tidak banyak orang yang pernah melihat Kryptos, karena hanya sedikit orang yang diizinkan masuk ke gedung CIA. Mereka melakukan pekerjaan yang sangat penting di CIA, dan harus sangat berhati-hati.
Kata Kryptos berasal dari bahasa Yunani. Artinya "tersembunyi".
Patung ini tingginya sekitar 12 kaki dan panjangnya 20 kaki. Terbuat dari logam dan berbagai jenis batu. Patung ini memiliki ribuan huruf dan hal-hal lain yang tertulis di logam.
Orang pertama yang menemukan apa yang dikatakan oleh tiga pesan pertama, adalah Jim Gillogly. Dia mengetahui jawabannya pada tahun 1999. Setelah dia mengatakan apa jawabannya, CIA mengatakan bahwa seorang pria yang bekerja di CIA, David Stein, juga mengetahui jawabannya. Beberapa tahun kemudian NSA (lembaga lain di Washington D.C.) mengatakan bahwa mereka juga memiliki orang yang telah memecahkannya.
Sebelum ia membuat Kryptos, Jim Sanborn belum pernah membuat patung lain dengan huruf di atasnya. Setelah Kryptos, ia membuat banyak patung lain dengan huruf-huruf di atasnya. Beberapa di antaranya memiliki pesan rahasia. Salah satunya disebut Antipodes. Ada dua salinan Antipodes. Satu milik seorang pria di California. Yang lainnya ada di sebuah museum di Washington DC yang disebut Museum Hirshhorn.
Patung lain yang dibuat Sanborn yang memiliki pesan rahasia disebut Cyrillic Projector. Patung ini memiliki pesan rahasia dalam bahasa Rusia. Proyektor Sirilik dipecahkan secara independen oleh Michael Bales dan Frank Corr pada tahun 2003.
Ada dua buku terkenal yang berbicara tentang Kryptos, yang ditulis oleh Dan Brown. Dia menulis buku pada tahun 2003 berjudul The Da Vinci Code. Di sampul buku itu ada seni. Dalam seni tersebut terdapat pesan-pesan rahasia. Dua dari pesan tersebut berbicara tentang Kryptos. Dan Brown menulis buku lain pada tahun 2009 berjudul The Lost Symbol, yang juga berbicara tentang Kryptos.

