Respirasi anaerobik

Respirasi anaerobik adalah bentuk respirasi yang tidak menggunakan oksigen. Unsur-unsur selain oksigen digunakan untuk transpor elektron. Pengganti umum untuk oksigen adalah nitrat, besi, mangan, sulfat, belerang, asam fumarat dan karbon dioksida. Escherichia coli menggunakan nitrat dan asam fumarat untuk respirasi.

Agar rantai transpor elektron dapat bekerja, harus ada akseptor elektron akhir di ujung rantai. Hal ini memungkinkan elektron untuk melewati rantai. Pada organisme aerobik, akseptor elektron akhir ini adalah oksigen. Oksigen molekuler adalah agen pengoksidasi yang sangat tinggi sehingga merupakan akseptor yang sangat baik. Pada anaerob, zat lain yang kurang mengoksidasi seperti sulfat (SO42− ), nitrat (NO3 ), sulfur (S) digunakan. Akseptor elektron terminal ini memiliki potensi reduksi yang lebih kecil daripada O2 , sehingga lebih sedikit energi yang dilepaskan per molekul teroksidasi. Oleh karena itu, respirasi anaerobik kurang efisien daripada respirasi aerobik kecuali, tentu saja, ketika oksigen langka.

Jika oksigen tidak digunakan sama sekali, prosesnya disebut fermentasi. Contoh organisme yang menggunakan fermentasi adalah bakteri asam laktat, dan ragi. Ragi adalah jamur, bukan bakteri.

Persamaan untuk respirasi anaerobik adalah:

E. coli menggunakan respirasi anaerobikZoom
E. coli menggunakan respirasi anaerobik

Pertanyaan dan Jawaban

T: Apa yang dimaksud dengan respirasi anaerobik?


J: Respirasi anaerobik adalah bentuk respirasi yang tidak menggunakan oksigen. Unsur-unsur selain oksigen digunakan untuk transpor elektron.

T: Elemen apa saja yang bisa digunakan sebagai pengganti oksigen dalam respirasi anaerobik?


J: Pengganti umum untuk oksigen dalam respirasi anaerobik adalah nitrat, besi, mangan, sulfat, sulfur, asam fumarat dan karbon dioksida.

T: Organisme apa yang menggunakan nitrat dan asam fumarat untuk respirasi?


J: Escherichia coli menggunakan nitrat dan asam fumarat untuk respirasi.

T: Apa yang harus ada pada akhir rantai transpor elektron untuk memungkinkan elektron melewatinya?


J: Akseptor elektron akhir harus ada di ujung rantai untuk memungkinkan elektron melewatinya. Pada organisme aerobik, akseptor ini biasanya adalah oksigen molekuler. Pada anaerob, zat-zat lain yang kurang mengoksidasi seperti sulfat (SO42-), nitrat (NO3-), sulfur (S) digunakan sebagai gantinya.

T: Seberapa efisienkah respirasi anaerobik dibandingkan dengan respirasi aerobik?


J: Respirasi anaerobik kurang efisien dibandingkan respirasi aerobik kecuali ketika oksigen langka. Jika tidak ada oksigen, glikolisis masih terjadi, tetapi asam laktat akan terbentuk, bukannya asam piruvat yang berlanjut ke siklus Krebs yang menghasilkan sejumlah kecil ATP.

T: Bagaimana asam laktat terbentuk ketika berolahraga jika tidak tersedia cukup oksigen?



J: Ketika berolahraga, jika tubuh tidak bisa mendapatkan oksigen yang cukup ke otot-otot, mereka akan membuat asam laktat yang membuat mereka sakit.

T: Proses apa yang terjadi jika tidak ada oksigen yang digunakan sama sekali selama respirasi anaerobik?


J: Jika tidak ada oksigen yang digunakan sama sekali selama respirasi anaerobik maka fermentasi terjadi dengan contohnya adalah bakteri asam laktat dan organisme jamur ragi yang menggunakan proses ini.

AlegsaOnline.com - 2020 / 2023 - License CC3