Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Daini (福島第二原子力発電所, Fukushima Dai-Ni Genshiryoku Hatsudensho) adalah pembangkit listrik tenaga nuklir di kota Naraha dan Tomioka di Distrik Futaba di Prefektur Fukushima, Jepang. Perusahaan Tenaga Listrik Tokyo (TEPCO) menjalankan pembangkit listrik ini. Ada empat reaktor nuklir di PLTN ini. Keempatnya secara otomatis dimatikan setelah gempa bumi dan tsunami Tōhoku tahun 2011. Pembangkit ini kadang-kadang disebut Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima II karena "Daini" berarti "Nomor 2" dalam bahasa Jepang.

Pembangkit ini menggunakan Reaktor Air Mendidih. Toshiba membangun reaktor 1 dan 3. Hitachi membangun reaktor 2 dan 4.

Semua reaktor di pembangkit listrik mencapai cold shutdown pada tanggal 15 Maret 2011. Pada bulan Juni 2011, 7.000 ton air laut dari tsunami masih berada di dalam pembangkit listrik. TEPCO berencana untuk mengembalikan semuanya ke laut. Tetapi, sekitar 3.000 ton air itu mengandung bahan kimia radioaktif di dalamnya. Badan Perikanan Jepang tidak mengizinkan TEPCO melepaskan air itu kembali ke laut. Perdana Menteri Jepang mengatakan bahwa keadaan darurat nuklir di PLTN Fukushima Daini telah berakhir pada tanggal 26 Desember 2011.