Jambul, dalam beberapa kasus disebut mahkota, adalah sekelompok bulu yang dimiliki beberapa spesies burung di atas kepala. Bulu-bulu jambul ini bisa bergerak naik turun atau naik secara permanen, tergantung spesiesnya. Misalnya, jambul kakatua dan hoopoe bisa naik atau turun, tetapi bulu-bulu di jambul burung bangau bermahkota abu-abu selalu naik.

Jambul pada burung umumnya digunakan untuk tujuan pajangan. Burung dengan jambul sering menggunakannya untuk berkomunikasi dengan orang lain dan sebagai bagian dari pacaran mereka. Mereka juga cenderung menampilkan jambul mereka ketika mereka ketakutan atau siap bertarung karena burung-burung tersebut mungkin tampak lebih besar dari yang sebenarnya.

Kakatua dan sepupunya yang lebih kecil, cockatiel, adalah bagian dari keluarga burung beo Cacatuidae yang ditemukan di Australia, Kepulauan Bismarck, dan Filipina, dan mungkin merupakan burung yang paling mudah dikenali yang memiliki jambul. Kakatua dan cockatiel memiliki jambul yang bisa dinaikkan atau diturunkan sesuka hati. Jambul mereka digunakan untuk berkomunikasi dengan sesama anggota spesies mereka, atau sebagai bentuk pertahanan untuk menakut-nakuti spesies lain yang mendekat terlalu dekat, membuat burung tampak lebih besar ketika jambulnya tiba-tiba dan tak terduga terangkat.