Trafo adalah perangkat yang mentransfer energi listrik dari satu rangkaian listrik ke rangkaian listrik lainnya melalui timbal balik (induksi elektromagnetik) dan tanpa perubahan frekuensi. Trafo adalah bagian penting dari sistem kelistrikan.
Transformator dibuat dalam berbagai ukuran, dari transformator kopling yang sangat kecil di dalam mikrofon panggung hingga unit besar yang membawa ratusan MVA yang digunakan dalam jaringan listrik.
Alasan utama menggunakan trafo adalah untuk membuat daya dari satu tingkat tegangan menjadi daya dari tingkat tegangan lain. Tegangan tinggi lebih mudah untuk mengirim jarak jauh, tetapi tegangan yang lebih rendah lebih mudah dan lebih aman untuk digunakan di kantor atau rumah. Trafo digunakan untuk meningkatkan atau menurunkan tegangan arus bolak-balik (AC) di sirkuit. Transformator biasanya dibangun dengan dua kumparan di sekitar inti yang sama. Kumparan primer atau kumparan input terhubung ke sisi suplai sementara kumparan sekunder memasok daya untuk memuat. Yang kedua disebut kumparan keluaran. Energi ditransfer dari primer ke sekunder oleh elektromagnetisme. Dalam jaringan listrik banyak transformator digunakan. Ini adalah jaringan untuk mengirimkan listrik dari generator dan ke pengguna.
Trafo di lingkungan Anda, pada tiang listrik, atau yang terhubung ke kabel bawah tanah, biasanya mengubah tegangan tinggi 7.200 volt menjadi 220-240 volt listrik untuk menyalakan lampu dan peralatan seperti lemari es di rumah dan bisnis. Beberapa negara, seperti Amerika menggunakan tegangan yang berbeda di rumah-rumah, seperti 120 volt. Transformator tidak dapat meningkatkan daya, jadi jika tegangan dinaikkan, arus diturunkan secara proporsional. Jika tegangan diturunkan, arus meningkat secara proporsional.
Transformator di dalam peralatan elektronik menyediakan jenis listrik yang dibutuhkan berbagai bagian.
Ada beberapa jenis dasar transformator:




