Test of English as a Foreign Language, atau TOEFL, adalah tes yang mengukur kemampuan bahasa Inggris seseorang untuk melihat apakah mereka cukup baik untuk mengambil kursus di universitas atau sekolah pascasarjana di negara-negara berbahasa Inggris. Tes ini diperuntukkan bagi orang yang bahasa ibunya bukan bahasa Inggris, tetapi ingin belajar di Universitas internasional. Tes ini mengukur seberapa baik seseorang menggunakan keterampilan mendengarkan, membaca, berbicara dan menulis untuk melakukan tugas-tugas akademik. Tes ini diterima oleh lebih dari 10.000 perguruan tinggi, universitas, dan lembaga di lebih dari 150 negara; yang berarti tes ini adalah tes bahasa Inggris yang paling dikenal luas di dunia.
Format tes TOEFL telah diubah sebanyak tiga kali. Yang pertama adalah PBT (tes TOEFL berbasis kertas). Tes ini menguji keterampilan mendengarkan, membaca dan tata bahasa dengan skor sempurna 677. Beberapa pusat di mana komputer tidak tersedia masih menawarkan format ini. Format kedua adalah CBT (tes TOEFL berbasis komputer). Setiap orang diberikan komputer untuk mengikuti tes. Bagian menulis ditambahkan serta tiga bagian. Tingkat keterampilan mendengarkan dan tata bahasa secara otomatis berubah tergantung pada tingkat bahasa Inggris seseorang. Perubahan ketiga adalah iBT (tes berbasis internet) yang dibawa ke seluruh dunia yang mengukur listening, speaking, reading dan writing.
Ada tiga prosedur yang diikuti orang untuk mengikuti tes. Pertama, tentukan di mana dan kapan Anda akan mengikuti tes karena format tesnya bisa iBT atau CBT tergantung pada lokasi. Orang-orang perlu mendaftar 2-3 bulan sebelumnya untuk mendapatkan tempat. Kedua adalah pendaftaran secara langsung, online, melalui telepon, atau melalui email. Pendaftaran online adalah yang paling umum dan pembayaran akan diperlukan untuk menyelesaikan pendaftaran. Biaya berubah tergantung pada jenis ujian yang diambil.
Karena semakin banyak universitas dan perguruan tinggi yang menginginkan TOEFL, semakin banyak orang yang ingin melakukan tes. Di Korea pada tahun 2010, hampir 115.000 orang mengikuti tes untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam bahasa Inggris. Ini adalah 20% dari total orang yang melakukan tes. Tes ini dianggap sebagai salah satu cara bagi siswa sekolah menengah pertama atau sekolah menengah atas untuk mendaftar ke universitas dalam negeri berperingkat tinggi. Dengan belajar di tingkat lanjutan seperti itu, dapat membantu meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka untuk mendapatkan nilai tinggi dalam ujian bahasa Inggris lainnya....