T: Apa yang dimaksud dengan silogisme?

J: Silogisme adalah sejenis argumen logis di mana sebuah kesimpulan disimpulkan dari dua atau lebih premis.

T: Siapa yang menemukan ide silogisme?

J: Aristoteles yang menemukan ide silogisme.

T: Bagaimana Aristoteles mendefinisikan silogisme?

A: Dalam Prior Analytics, Aristoteles mendefinisikan silogisme sebagai "sebuah wacana yang di dalamnya, hal-hal tertentu yang telah diasumsikan, sesuatu yang berbeda dari hal-hal yang diasumsikan merupakan hasil dari keharusan karena hal-hal tersebut memang demikian".

T: Berapa banyak premis yang diperlukan dalam silogisme?

J: Dua atau lebih premis diperlukan dalam silogisme.

T: Apa yang harus disertakan dalam setiap proposisi dalam silogisme?

A: Setiap proposisi harus memiliki beberapa bentuk kata kerja 'menjadi' di dalamnya.

T: Apa yang dimaksud dengan silogisme kategoris?

J: Silogisme kategoris adalah seperti sebuah mesin kecil yang terdiri dari tiga bagian: premis mayor, premis minor, dan kesimpulan.

T: Bagaimana "nilai kebenaran" dari bagian ketiga dari silogisme kategoris diputuskan?

J: "Nilai kebenaran" dari bagian ketiga dari silogisme kategoris ditentukan dari dua premis pertama.