Penanggalan relatif adalah jenis geokronologi yang menentukan urutan relatif dari peristiwa masa lalu. Idenya adalah untuk menemukan usia suatu objek atau peristiwa dengan membandingkannya dengan objek atau peristiwa lain, atau dengan menggunakan petunjuk dari lingkungan atau keadaan di mana objek atau peristiwa itu ditemukan. Penanggalan relatif bukan tentang menemukan usia absolut. Dalam geologi, batuan atau endapan dangkal, fosil, dan litologi dapat digunakan untuk menghubungkan satu kolom stratigrafi dengan kolom stratigrafi lainnya. Sebelum ditemukannya penanggalan radiometrik pada awal abad ke-20, para arkeolog dan ahli geologi menggunakan penanggalan relatif untuk menentukan usia material.
Penanggalan radiometrik, di sisi lain, adalah cara penanggalan absolut. Penanggalan relatif hanya dapat menentukan urutan terjadinya serangkaian peristiwa, bukan kapan terjadinya . Meskipun demikian, tetap merupakan teknik yang berguna. Penanggalan relatif dengan biostratigrafi adalah metode yang lebih disukai dalam paleontologi dan, dalam beberapa hal, lebih akurat. Hukum Superposisi menyatakan bahwa lapisan yang lebih tua akan lebih dalam di sebuah situs daripada lapisan yang lebih baru. Hukum ini adalah metode 'penanggalan relatif' pilihan dalam geologi dari abad ke-17 sampai awal abad ke-20.


