Apa itu melatonin?
T: Apa itu melatonin?J: Melatonin adalah hormon yang ditemukan pada hewan, tumbuhan, dan mikroba.T: Apa fungsi melatonin pada hewan?J: Melatonin menggerakkan ritme sirkadian dari beberapa fungsi biologis.T: Di mana melatonin diproduksi pada hewa…
T: Apa itu melatonin?
J: Melatonin adalah hormon yang ditemukan pada hewan, tumbuhan, dan mikroba.
T: Apa fungsi melatonin pada hewan?
J: Melatonin menggerakkan ritme sirkadian dari beberapa fungsi biologis.
T: Di mana melatonin diproduksi pada hewan?
J: Melatonin diproduksi di kelenjar pineal yang berada di luar sawar darah-otak.
T: Bagaimana cara kerja melatonin di dalam tubuh?
J: Bertindak sebagai hormon, dan dilepaskan ke dalam darah. Melatonin bekerja pada reseptor melatonin. Melatonin juga bekerja secara langsung karena merupakan antioksidan yang kuat, yang melindungi DNA.
T: Dapatkah manusia mengonsumsi suplemen melatonin?
J: Ya, suplemen melatonin untuk manusia dapat diberikan.
T: Apakah melatonin dianggap sebagai obat oleh FDA?
J: Tidak, melatonin dikategorikan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) sebagai suplemen makanan, bukan obat.
T: Jenis produk melatonin apa yang disetujui untuk digunakan oleh European Medicines Agency dan di Australia?
J: Produk melatonin yang hanya dapat dibeli dengan resep dokter untuk orang berusia 55 tahun ke atas telah disetujui untuk digunakan oleh Badan Obat-obatan Eropa pada tahun 2007, meskipun hanya menunjukkan efek yang kecil, dan di Australia pada tahun 2009.
Galeri gambar
5 GambarPenulis
AlegsaOnline.com Apa itu melatonin? Leandro Alegsa
URL: https://id.alegsaonline.com/art/63631
Sumber
- sleepdex.org : "Melatonin"
- doi.org : 10.1007/978-1-4615-0135-0_68
- pubmed.ncbi.nlm.nih.gov : 15206778
- doi.org : 10.1093/jxb/ern284
- pubmed.ncbi.nlm.nih.gov : 19033551
- doi.org : 10.1111/j.1742-1241.2006.01191.x
- pubmed.ncbi.nlm.nih.gov : 17298593
- doi.org : 10.2174/092986708786848640
- pubmed.ncbi.nlm.nih.gov : 19075654
- doi.org : 10.1016/j.tips.2005.06.006
- pubmed.ncbi.nlm.nih.gov : 15992934
- doi.org : 10.1385/ENDO:27:2:119
- pubmed.ncbi.nlm.nih.gov : 16217125
- ui.adsabs.harvard.edu : 2001NYASA.939..200R
- doi.org : 10.1111/j.1749-6632.2001.tb03627.x