Pada tanggal 17 Agustus 2017, sebuah mobil van putih menabrak pejalan kaki di La Rambla, Barcelona, menyebabkan empat belas orang tewas dan puluhan lainnya terluka. Kedua tersangka kemudian melarikan diri dengan berjalan kaki.

Sekitar pukul 17:20 CEST, sebuah Fiat Talento putih melaju ke trotoar Las Ramblas Barcelona, menabrak pejalan kaki di antara Placa Catalunya dan Gran Teatre del Liceu.

Dalam konferensi pers yang diadakan oleh polisi pada pukul 19:00 waktu setempat, juru bicara mengkonfirmasi sifat teroris dari peristiwa tersebut, seorang tewas dan 32 terluka -10 di antaranya dalam kondisi serius. Sumber-sumber lain mengklaim jumlah korban tewas adalah 13 orang.

Polisi mengatakan dua pria ditangkap sehubungan dengan serangan itu; seorang lainnya dilaporkan tewas dalam baku tembak dengan polisi. Di Ripoll, seorang pria berusia 20-an tahun diduga telah menyewa mobil van itu, tetapi mengatakan kepada polisi bahwa ID-nya dicuri. Kantor Berita Amaq mengatakan para penyerang adalah "tentara Negara Islam" yang "melakukan operasi sebagai tanggapan atas seruan untuk menargetkan negara-negara koalisi".

Sebuah ledakan terjadi pada malam sebelum serangan di kota Catalan, Alcanar. Ledakan itu meratakan sebuah bangunan dan menewaskan seorang wanita. Kepala Mossos d'Esquadra Josep Lluís Trapero mengatakan bahwa ledakan itu terkait dengan penabrakan. Sembilan jam setelah serangan itu, polisi menewaskan empat orang di Tarragona yang dikatakan merencanakan serangan teroris di Cambrils.